Ini 4 Alasan Pilih Studi di Jerman
Sejak lama, Jerman selalu
memiliki daya tarik tersendiri dan merupakan magnet bagi para mahasiswa
yang ingin meneruskan masa belajarnya. Pasalnya, Jerman memang terdepan
dalam bidang pendidikan dan pelatihan bahkan termasuk nomor enam terbaik
di dunia.
Perwakilan dari DAAD, Svann Langguth, mengatakan bahwa
hal tersebut kerap menjadi alasan dari mahasiswa asing untuk menuntut
ilmu di Jerman. Selanjutnya, ia memaparkan bahwa ada beberapa alasan
lain yang memang menjadi magnet bagi mahasiswa asing khususnya
Indonesia.
Sabtu, 24 November 2012
KELEBIHAN SEKOLAH DAN KULIAH DI JERMAN
Kelebihan sekolah dan Kuliah di Jerman
Mengapa Jerman yang dipilih untuk melanjutkan studi? Tentunya masing-masing punya alasan yang berbeda. Banyak yang berpendapat Jerman merupakan tempat studi teknik terbaik di dunia. Apalagi mantan presiden Indonesia BJ Habibie menyelesaikan studinya dari tingkat sarjana hingga doktoral di Rheinisch Westfalische Technische Hochschule, Aachen, Jerman. Faktor lain yang turut mendukung banyaknya mahasiswa Indonesia memilih untuk kuliah di Jerman karena kuliah di jerman tidak memungut biaya alias gratis.
Alasan-alasan itulah yang semakin menguatkan motif mahasiswa Indonesia berbondong-bondong datang ke Jerman. Sayangnya informasi yang diperoleh sebagai bekal mereka menuntut ilmu ke negeri orang belum tentu tepat dan jelas.
Mengapa Jerman yang dipilih untuk melanjutkan studi? Tentunya masing-masing punya alasan yang berbeda. Banyak yang berpendapat Jerman merupakan tempat studi teknik terbaik di dunia. Apalagi mantan presiden Indonesia BJ Habibie menyelesaikan studinya dari tingkat sarjana hingga doktoral di Rheinisch Westfalische Technische Hochschule, Aachen, Jerman. Faktor lain yang turut mendukung banyaknya mahasiswa Indonesia memilih untuk kuliah di Jerman karena kuliah di jerman tidak memungut biaya alias gratis.
Alasan-alasan itulah yang semakin menguatkan motif mahasiswa Indonesia berbondong-bondong datang ke Jerman. Sayangnya informasi yang diperoleh sebagai bekal mereka menuntut ilmu ke negeri orang belum tentu tepat dan jelas.
MENITI KARIR DI PERGURUAN TINGGI JERMAN
MENITI KARIR DI PERGURUAN TINGGI JERMAN
Jerman adalah
salah satu negara industri terkemuka yang banyak diminati sebagai tempat untuk
melanjutkan studi, karena sistem pendidikan tingginya dikenal berkualitas baik
meski cukup rumit.
Para ahli
lulusan Jerman konon memiliki pemahaman ilmu yang lebih mendalam daripada
alumni perguruan tinggi negara lain.
Di berbagai
forum ilmiah internasional, ahli Jerman kabarnya banyak mendapat acungan jempol
karena mereka bisa memberi penjelasan mengenai suatu masalah secara terinci,
sampai ke intinya.
"Dalam
sebuah seminar internasional di Amerika beberapa waktu lalu, misalnya, hanya
ahli Jerman yang bisa memberi keterangan yang mendetil atas suatu
masalah," kata Dr. Sri Kuhrt-Saptodewo, Asisten Profesor Bidang Studi Asia
Tenggara di Universitas Passau, kepada kami belum lama ini.
SUDAH MURAH BERKUALITAS PULA
SUDAH MURAH BERKUALITAS PULA
Banyak untungnya
jika memilih kuliah di Jerman. Pilihannya seabrek. Tapi, siapa pun yang studi
di sana, dituntut bisa mandiri. Haris, berkeliling ke berbagai
kampus. Mulai nomor ini ia membagi oleh-olehnya itu.
Di jaman seperti
sekarang ini kebutuhan pendidikan semakin meningkat. Wajar kalau kemudian orang berusaha mendapat
pendidikan yang lebih baik. Lulus SMU, ya cari universitas yang bonafid. Maka,
kalau nggak di dalam negeri, alternatifnya ya hijrah ke luar negeri.
Soal kualitas
Jerman adalah salah satu yang bisa diandalkan. Negara yang ekonominya paling maju
di Eropa ini memiliki seabrek universitas, Fachhochschule dan perguruan tinggi
lain yang terbaik.
Selain itu kuliah di Jerman memang menguntungkan. Bayangkan saja,
sekolahnya tak memungut biaya. Ini berlaku bagi siapa saja. Tidak memandang
suku dan bangsa. Hal itulah yang membedakan Jerman dengan negara lain, seperti
Amerika atau Australia. Kualitasnya pun oke.
Bagi pelamar asing, menguasai bahasa Jerman adalah syarat mutlak yang harus
dipenuhi. Asal tahu aja, umumnya perguruan tinggi di sana menggunakan bahasa
Jerman sebagai bahasa pengantar.
Jerman memiliki 315 perguruan tinggi. Tersebar di 16 negara bagian mulai
Schleswig-Holstein di utara, hingga Baden-Wurttemberg di selatan, dari
Nordrhein- Westfalen di barat sampai Brandenburg di timur. Dan yang tertua
adalah Ruprecht-Karls-Universitat Heidelberg, yang berdiri sejak tahun 1386.
DARI HABIBIE KE WONG AKSAN
DARI HABIBIE KE WONG AKSAN
Keduanya
pernah belajar di Jerman
Habibie
di bidang teknik, Aksan asyik menekuni musik.
Kamu tertarik mengikuti jejak
mereka?
Untuk urusan belajar ke luar negeri, yang paling sering disebut ya Amerika.
Kemudian Australia, terus Inggris. Padahal, selain itu, ada Jerman, negara yang
juga oke sebagai tempat belajar. Karena itu, Kami sengaja berkunjung ke
beberapa perguruan tinggi di Jerman atas undangan Hochschulrektorenkonferenz
(HRK, Konferensi Rektor Perguruan Tinggi) untuk mencari info buat kamu yang
pengen sekolah di sana.
JERMAN MENEMPATKAN PENDIDIKAN SEBAGAI INVESTASI LUAR BIASA
JERMAN
MENEMPATKAN PENDIDIKAN SEBAGAI INVESTASI LUAR BIASA
![]() |
| Goethe Universität Frankfurt am Main |
Jerman
menempatkan pendidikan sebagai investasi yang luar biasa penting untuk masa
depan bangsanya. Sebagai negara industri, ia menyadari negerinya yang minim
bahan mentah dan sangat membutuhkan tenaga yang terdidik dan terlatih dengan
baik, agar mampu menghasilkan produk-produk teknologi unggulan yang laris di
pasaran.
Sesuai dengan undang-undang dasar setiap warga Jerman berhak memperoleh
pendidikan yang sesuai dengan minat dan kemampuannya.
Anggaran bagi sektor pendidikan dan ilmu pengetahuan di tahun 1993 sebesar
312, 4 Miliar DM; dari jumlah tersebut dana pemerintah pusat 170,7 Miliar DM. Orang tua di sini tidak perlu repot memikirkan berapa biaya yang
harus dikeluarkan untuk uang sekolah atau uang kuliah anak-anaknya, karena
pendidikan di sini bisa dibilang gratis mulai dari sekolah dasar sampai universitas, semuanya (sebagian besar )
ditanggung negara! Orang tua cukup memikirkan uang bulanan untuk makan, buku
kos atau kontrakan.
Langganan:
Postingan (Atom)

